Jurnal Ilmiah Widya Borneo https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo <table cellpadding="2"> <tbody align="top"> <tr> <td width="100px">Journal Title</td> <td><strong>Jurnal Ilmiah Widya Borneo</strong></td> </tr> <tr> <td>ISSN/E-ISSN</td> <td><strong><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1537791121">2654-2676</a>/<a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220516140815444">2830-2710</a></strong></td> </tr> <tr> <td>DOI Prefix</td> <td><strong>10.56266</strong></td> </tr> <tr> <td>Editor in Chief</td> <td><strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=ziUQeJMAAAAJ&amp;hl=id&amp;oi=sra">Rahmadani</a></strong></td> </tr> <tr> <td>Publisher</td> <td><strong>Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin</strong></td> </tr> <tr> <td>Frequency</td> <td><strong>June and December<br /></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top">Citation Analysis</td> <td><a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=aJUhjJ8AAAAJ&amp;hl"><strong>Google Scholar</strong></a><strong> | <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/25043">Garuda </a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <p>This journal aims to disseminate the results of research / studies on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and the development of teaching material that imprive the quality of training for educational and religious technical personnel. Widyaborneo was first published in print in 2018. It is published regularly twice a year, in June and December.</p> <p><strong>Jurnal Ilmiah Widya Borneo</strong> accepts all research and scientific papers from researcher, academics, practitioners who work in the management, human resource, administrative training issues which may include to these issues:</p> <ul> <li class="show">Management and Governance;</li> <li class="show">Religious;</li> <li class="show">Education; and</li> <li class="show">Human Resources Training and Development.</li> </ul> en-US jurnalilmiahwidyaborneo@gmail.com (Riyan Hidayat) m.irfansputra@gmail.com (Muhammad Irfan Saputra) Wed, 08 Jun 2022 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Penggunaan Sistem Computer Based Test (CBT) untuk Optimalisasi Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2021-2022 https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/89 <p>Di era modern pendidikan berkembang pesat dan pemanfaatan teknologi semakin canggih, Sehingga dalam pembelajaran terkadang menggunakan smartphone, laptop maupun komputer dalam menyelesaikan tugas-tugas diberikan. masalah yang ditemukan di madrasah selama ujian atau istilah sekarang adalah Penilaian Akhir Semester (PAS) adalah biaya yang sangat besar dan tingginya kecurangan siswa dalam menjawab soal ketika penilaian berlangsung. Adanya masalah ini peneliti melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk menyelesaikan masalah yang dialami di MAN 3 Banjarmasin. Solusi didapatkan dari aspirasi salah satu pendidik yang memahami tentang CBT serta perangkat-perangkat keras lainnya yang mendukung lancarnya pelaksanaan PAS. Pada uji coba pertama dilakukan pemasangan perangkat lunak serta perangkat keras sampai ke ruang-ruang yang digunakan ketika penilaian berlangsung. setelah pemasangan dilakukan maka dilaksanakannya uji coba dengan melibatkan siswa-siswi untuk mengukur kemampuan perangkat yang digunakan, hasil uji coba tersebut adanya kendala dalam kontrol ruang yang mengakibatkan siswa mendapatkan kendalam dalam mengerjakan soal. Uji coba kedua dilakukan untuk menyelesaikan masalah di uji coba pertama dengan cara menunjuk guru-guru sebagai proktor ruang untuk membantu siswa-siswi ketika mendapatkan kendala dalam pelaksanaan PAS. Adanya proktor ruang mampu membantu menyelesaikan kendala yang dialami siswa sehingga uji coba kedua berjalan lancar. Maka adanya penelitian ini berdampak pada biaya yang murah selama pelaksanaan PAS dan menurunkan tingkat kecurangan selama menjawab soal.</p> Rizal Maulana Copyright (c) 2022 Rizal Maulana https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/89 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0700 Peningkatan Kompetensi dalam Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) Melalui In House Training (IHT) https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/90 <p>Observasi awal yang ditemukan pendidik membuat soal hanya sebatas menanyakan nama tokoh, tempat kejadian, pengertian dari kata atau kalimat yang masuk pada klasifikasi berpikir level Low Order Thinking Skills (LOTS). Selain itu, melalui wawancara Rizki Rosida Hayati, S.Pd. adalah pendidik mengetahui informasi terkait soal HOTS tetapi bingung dalam menyusun soal dengan standar HOTS. Adanya masalah tersebut peneliti menindaklanjuti dengan cara diselenggarakannya In House Training (IHT) untuk meningkatkan kompetensi pendidik MAN 3 Banjarmasin dalam menyusun soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai misi MAN 3 Banjarmasin yaitu mengembangkan nilai-nilai demokratis dan meningkatkan kemandirian serta tanggap terhadap lingkungan, karena melalui metode penelitian tindakan sekolah dengan tahapan perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interprestasi serta analisis dan releksi pada kegiatan IHT dalam peningkatan kompetensi pendidik dalam menyusun soal HOTS akan berpengaruh pada kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya. Hasil penelitian diperoleh adalah adanya peningkatan kompetensi pendidik dalam menyusun soal HOTS melalui kegiatan IHT yang diselenggarakan selama 3 hari dan ditambah dengan kegiatan lanjutan selama 2 hari untuk pendidik yang kurang memahami dalam menyusun soal HOTS.</p> Nana Mairi Copyright (c) 2022 Nana Mairi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/90 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0700 Analisis terhadap Perilaku Supervisi Pendidikan Berdasarkan Prototipe dan Masalah yang Dihadapi Guru di Madrasah Aliyah https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/91 <p>Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis perilaku supervisor berdasarkan prototipe dan masalah yang dihadapi guru Madrasah Aliyah. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, instrumen penelitian adalah interview dan dokumentasi. Hasil penelitian (1) pada pendekatan <em>nondirective</em> supervisor menggunakan perilaku <em>Listening, Encouraging, Clarifying, Presenting, Problem Solving</em>; (2) pada pendekatan <em>directive</em> supervisor menggunakan perilaku <em>Clarifying, Presenting, Directing, Demonstrating, Reinforcing</em>; (3) pada pendekatan <em>collaborative</em> supervisor menggunakan perilaku <em>Presenting, Clarifying, Listening, Problem solving, Negotiating</em>. Pendekatan <em>directive</em> adalah pendekatan terhadap masalah dengan cara langsung, pendekatan <em>collaborative</em> adalah gabungan dari pendekatan <em>nondirective</em>, dan pendekatan <em>directive</em> sehingga menghasilkan pendekatan baru. Simpulan dari penelitian adalah (1) Pendekatan yang diterapkan kepada kategori guru kuadran I (<em>teacher dropouts) </em>adalah pendekatan <em>directive</em> dengan perilaku <em>c</em><em>larifying, presenting, directing, demonstrating, reinforcing</em>; (2) Pendekatan yang diterapkan kepada kategori guru kuadran II (<em>unfocused workers) </em>dan kuadran III (<em>a</em><em>nalytical observers</em> ) adalah pendekatan <em>collaborative</em> dengan perilaku <em>p</em><em>resenting, clarifying, listening, problem solving, negotiating</em>; (3) Pendekatan yang diterapkan kepada kategori guru kuadran IV (<em>professionals) </em>adalah pendekatan <em>nondirective</em> dengan perilaku <em>l</em><em>istening, encouraging, clarifying, presenting, problem solving</em>.</p> Hamdani Hamdani Copyright (c) 2022 Hamdani Hamdani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/91 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0700 Kinerja Pembelajaran Guru Madrasah di Masa Pandemi Covid-19 https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/116 <p>Di masa pandemi covid-19, pembelajaran tidak bisa dilakukan melalui tatap muka langsung, pembelajaran secara daring atau dalam jaringan adalah sebuah pilihan. Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Noor Aini Kota Banjarmasin telah melaksanakan pembelajaran dengan cara daring. Kondisi seperti ini menuntut kinerja yang tinggi dari guru. Tulisan ini disajikan untuk menggambarkan kinerja guru MIS Noor Aini dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi dokumenter penulis, banyak cara yang dilakukan mereka agar pembelajaran tidak membosankan anak. Mereka memiliki kinerja yang sangat baik. Meski di tengah keterbatasan pasilitas yang dimiliki, guru-guru mereka sangat kreatif. Banyak variasi yang digunakan. Mereka bukan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan hanya ada 1 orang guru yang mendapat tunjangan profesi. Dalam kondisi seperti ini mereka mampu menginspirasi madrasah lain untuk terus berkarya di masa pandemi. Pengawas madrasah pembina mereka terus menpublikasikan karya-karya mereka. Publikasi yang dilakukan pengawas menjadi bentuk pembinaan untuk madrasah lain. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menginspirasi madrasah lain untuk ikut berkarya di tengah keterbatasan masa pandemi.</p> Salafudin Fitri Copyright (c) 2022 Salafudin Fitri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://widyaborneo.bdkbanjarmasin.id/index.php/widyaborneo/article/view/116 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0700